Ratusan Hektare Kebun Tertutup Lumpur Batubara
lumpur yang memasuki sungai Martapura - Ratusan hektar lahan warga Desa Pakutik dan Rantau Nangka Kecamatan Sungai Pinang tercemar limbah lumpur yang diduga berasal dari pertambangan batubara PT M. Akibatnya lahan perkebunan warga banyak yang mati dan tidak bisa menghasilkan lagi. Dari pantauan wartawan di desa tersebut pohon di kebun warga mati akibat tercemar lumpur tersebut, selain itu lahan pertanian warga juga sudah tidak dapat digunakan untuk bertani karena tertutup lumpur dari pertambangan itu. Masuknya lumpur ke lahan perkebunan warga tersebut akibat banjir saat hujan turun, sehingga lumpur dari kawasan pertambangan batubara terbawa masuk ke kawasan perkebunan warga. Banjir di kawasan tersebut terjadi karena terjadinya pendangkalan Sungai Areh yang tepat berada di sisi pertambangan, bahkan sungai tersebut juga sudah pernah dialihkan oleh perusahaan pertambangan saat memperluas areal tambangnya. “Untuk tahun ini saja sudah hampir sepuluh kali banjir terjadi, ...