Postingan

Ratusan Hektare Kebun Tertutup Lumpur Batubara

Gambar
lumpur yang memasuki sungai Martapura - Ratusan hektar lahan warga Desa Pakutik dan Rantau Nangka Kecamatan Sungai Pinang tercemar limbah lumpur yang diduga berasal dari pertambangan batubara PT M. Akibatnya lahan perkebunan warga banyak yang mati dan tidak bisa menghasilkan lagi. Dari pantauan wartawan di desa tersebut pohon di kebun warga mati akibat tercemar lumpur tersebut, selain itu lahan pertanian warga juga sudah tidak dapat digunakan untuk bertani karena tertutup lumpur dari pertambangan itu. Masuknya lumpur ke lahan perkebunan warga tersebut akibat banjir saat hujan turun, sehingga lumpur dari kawasan pertambangan batubara terbawa masuk ke kawasan perkebunan warga. Banjir di kawasan tersebut terjadi karena terjadinya pendangkalan Sungai Areh yang tepat berada di sisi pertambangan, bahkan sungai tersebut juga sudah pernah dialihkan oleh perusahaan pertambangan saat memperluas areal tambangnya. “Untuk tahun ini saja sudah hampir sepuluh kali banjir terjadi, ...

Seluruh Anggota DPRD Papua Korupsi Tidak Ditahan

Gambar
Anggota DPRD Papua Barat Dipengadilan Tipikor Jayapura - Seluruh anggota DPR Papua Barat yang didakwa melakukan tindak pidana korupsi, dinyatakan bersalah dan sudah divonis hakim Pengadilan Tipikor Jayapura, Senin (10/2). Adapun vonis yang diperoleh masing-masingnya berbeda besaran. Sang ketua DPR Papua Barat, Joseph Johan Auri divonis Satu tahun dan Tiga bulan penjara serta denda Rp50 juta atau kurungan Dua bulan. Hukuman ini sama dengan vonis yang diterima Wakil ketua I yakni Robby Nauw. Sementara Wakil Ketua II, Jimmy Ijie dan 41 anggota DPR lainnya mendapat vonis Satu tahun penjara dan denda Rp.50 juta. Hanya saja, karena dalam amar putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Chairul Fuad tak memutuskan untuk perintah penahanan, hingga kini para anggota DPR Papua Barat itu bebas melakukan aktivitasnya seperti biasa sambil menunggu upaya hokum lebih lanjut. Ketua DPR Papua Barat, Joseph Auri yang dimintai keterangannya mengaku masih kecewa dengan jerat hokum yan...

Komplotan Ganja Banjarmasin di Tangkap

Gambar
ganja. net Banjarmasin Berawal dari info masyarakat tentang keberadaan satu kilogram ganja siap edar. Polda Kalsel bergerak. Ternyata sebagian sudah terjual, sisanya langsung disita Subdit III Dit Resnarkoba Polda Kalsel dan sebanyak empat tersangka langsung dibekuk. Hingga, Senin (10/2/2014) para tersangka, Supardi alias Pardi (40), Sahruni alias Odong (40), Rommy Kayama alias Rommy (42), dan Taufik Rahmana alias Taufik (45) masih diperiksa di ruang penyidik. Mereka tertangkap Kamis (6/2/2014) sekitar pukul 13.30 Wita di rumah Pardi, Jalan perdagangan Kompleks HKSN Permai Blok 10 B nomor 467 RT 29 Kelurahan Alalak Utara, Banjarmsain utara. Atas tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan 1 jenis Ganja. Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Kalsel, Kompol Christian Rony membenarkan penangkapan yang dilakukan anggotanya tersebut. Turut diamankan barang bukti satu paket besar ganja kering berat bersih 100 gram dan satu paket kecil 5,6 gram. Kini jajarann...

Sepasang Remaja Banjarmasin Ditangkap BNN

Gambar
tribun.com Banjarmasin - Sepasang remaja asal Banjarmasin dibekuk BNN RI dan BNNP Kalsel. Hingga berita ini diturunkan masih terus dilakukan pengejaran terhadap dua tersangka lainnya yang ternyata masih satu jaringan sabu Jakarta . Berawal dari ditangkapnya SN alias Dayah (22) pada Kamis (6/2/2014) sekitar pukul 11.25 wita. Dia pasrah ambil paket kiriman sabu sebanyak 470,30 gram di kawasan A Yani pal 7,5 ketahuan petugas BNN. Aksinya tersebut memang sudah dikuntit BNN sejak dari Jakarta. Setelah dikembangkan ternyata Dayah ini disuruh seseorang RJ alias HF (20), lelaki usia muda warga Pekapuran Gang Abadi ini yang menyuruh Dayah ambil paket. Keduanya pun saat itu juga langsung digelandang ke markas BNNP Kalsel beserta barang bukti. Di antara keduanya ada barangbukti sabu 470,30 gram yang terbagi dalam lima paket plastik klip. Paketan sabu dikemas rapi dalam kotak susu bubuk. Kepala Bidang Pemberantasan BNN Kalsel AKBP Sujono membenarkan tangkapan tersebut. Dia m...

Kasus Siring Asam- Asam Berjalan Lagi

Gambar
Banjarmasin - Kasus dugaan korupsi proyek siring Asam-asam, Kabupaten Tanah Laut (Tala) berlanjut yang sudah memakan korban Arie Satrio Kabid  Jaringan Sumber Balai Air kalimantan II   yang sudah ditahan hampir 1 bulan. Dalam pemeriksaan kali ini  Kejati Kalsel mulai memeriksa sejumlah saksi.Ada enam orang saksi yang langsung dimintai keterangan intensif oleh penyidik pada tahap awal ini. Mereka adalah Direktur PT Tema Karya Mandiri Yudi Kustendi, dan lima orang lainnya dari panitia penilai pekerjaan seleksi jasa kontruksi kegiatan Sungai dan Pantau I SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air kalimantan II Provinsi Kalsel Wilayah Sungai Kalimantan II Heri Yandi Yani, Abdul Rahman, Fahrizal dan M Ghani Gapri. Kasi Penkum Kejati Kalsel Erwan Suwarna mengatakan dalam pemeriksaan kali ini  "Ada enam orang yang diperiksa pada hari ini, "  (10/2) Dijelaskannya, pemeriksaan saksi-saksi yang dipanggil ini adalah terkait soal penyimpangan spesifikasi yang...

PT. SAM Dilaporkan Ke Ombudsman

Gambar
Tabat yang menghambat siklus pengairan Banjarmasin - Beberapa kelompok tani terdiri atas kelompok Tani Ambahai Abadi, Ambahai Makmur, Berkat Bersatu, Karya Bersama (Pulau Hijau), dan Bina Mufakat, Negara Hulu Sungai Selatan melaporkan PT Subur Agro Makmur yang menabat sungai. Akibatnya, bukan hanya mengganggu sarana transportasi, juga menghambat sirkulasi sistem pengairan di sawah-sawah petani. "Petani mengalami kerugian antara lain, tidak dapat mengambil hasil panen pertanian milik mereka, sebagian besar petani menjadi pengangguran dan tingkat hasil tani baik itu buah, sayur, serta tangkapan ikan menjadi terganggu serta hasil produksi menjadi rusak dan menurun," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Noorhalis Majid, Senin (10/2/2014) melalui Email yang dikirim ke BK. Noorhalis Majid mengatakan dalam rilisnya SAM dalam perjanjiannya kepada para petani akan melakukan pembongkaran atas tabat atau bendungan tersebut per 1 Januari 2014. Namun sudah ber...

Tronton Hampir Terbalik Karena Jembatan Baru

Gambar
Martapura - Kecelakaan yang hampir menjungkir balik kan  truk tronton pembawa alat berat di Jembatan Sungai Paring Martapura Kabupaten Banjar, Senin (10/2/14) sekitar pukul 20.55 Wita. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya beberapa warga mendatangi lokasi untuk meliat liat  hampir terbaliknya truk tronton tersebut. yang sudah miring. Karena banyaknya warga yang meliat sempat menyulitkan pengguna jalan yang akan melintas kawasan  jembatan sungai paring tersebut. Dari informasi yang didapat oleh saksi mata Didi , mengatakan truk tersebut hampir terbalik saat menaiki  tanjakan dijembatan yang mana samping kanan tanah nya menurun, mungkin menghindari adanya lubang dijalan menuju jembatan baru tersebut. Kejadian ini langsung ditanggapi Satuan Lalu lintas Polres Banjar , mereka langsung turun ke lapangan untuk menjaga dan mengatur jalannya arus lalu lintas di jembatan Sungai Paring Martapura.(bk)

Rumah Kediaman Kejati Kalsel di lempari Bom Molotov

Banjarmasin - Dalam beberapa hari ini setiap malam polisi berpatroli di sekitar rumah kejati kalsel, seperti  malam ini tiga orang anggota reskrim Polresta Banjarmasin memantau kediaman Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, di Jalan R Soeprapto Banjarmasin, Jumat (7/2) tengah malam. Mereka menyinggahi pos satpam  yang persis bersebelahan dengan kediaman Kajati Kalsel. Ketiga anggota berpakaian preman itu mendata identitas satpam yang berjaga tengah malam itu. Dua diantara anggota memeriksa aula lantai lima Gedung Djok Mentaya Banjarmasin, dan seorang lagi menanyai satpam. "Hanya mendata saja, memeriksa. Kami sendiri tidak mengetahui persis kejadiannya," ucap seorang anggota Polresta Banjarmasin. Kedatangan mereka menyusul laporan dari kediaman Kajati Kalsel yang diduga dilempari bom molotov pada Minggu lalu. Kedua satpam yang berjaga tengah malam itu, Raji dan Junai. "Kadang memang ada bunyi keras, seperti bunyi pecah ban . Jadi kami kurang begitu memperhatika...

KPK Pantau Kegiatan Tambang

Gambar
Agustin Teras Narang JAKARTA - Empat Gubernur di kalimantan dipanggil mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (7/2/2014) dari 12 gebernur . Dalam hal ini gubernur Agustin Teras Narang mengaku dipanggil terkait penertiban pengelolaan mineral dan barang tambang (Minerba) yang ada di daerah. "Pertemuan hari ini membicarakan masalah penertiban Minerba. Jadi ada 12 gubernur, Dirjen dan macam-macam," kata Teras usai melakukan pertemuan di kantor KPK. Diakui Taras, dari pertemuan tersebut sedikitnya ada lima rekomendasi yang dihasilkan sebagai langkah awal kepala daerah untuk penanganan pengelolaan Minerba di daerah. "Nanti ada 5 langkah supaya fokus dilakukan di daerah-daerah," ujarnya. Teras mengatakan, rekomendasi itu sendiri lebih menyangkut seperti penertiban pemberian izin dan pengawasan yang dinilai dapat merugikan negara, jika ada kesalahan dalam setiap penerbitan perijinan dalam mengeksplorasi sumber daya alam tersebut. ...

Rehab Lobi Balai dan Aula Kayuh Baimbai 3 Miliar

Gambar
Aula Kayuh Baimbai Banjarmasin - Dari sekian proyek yang telah memasuki proses lelang di LPSE, rehab Aula Kayuh Baimbai dan lantai lobi Balai Kota adalah salah satunya. Meski hanya digunakan untuk kegiatan seremonial belaka, proyek ini terhitung wah, memakan anggaran hingga Rp 3,2 miliar. Kabag Umum Setdako Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil mengatakan, rehab ini adalah instruksi langsung dari walikota. Alasan walikota, daya tampung aula hanya cukup untuk 200 orang. Sementara lantai lobi, seluruh keramiknya akan diganti. Subhan menilai, angka ini tidak kelewat berlebihan. “Justru kurang jika merujuk pada DED yang telah kami buat pada tahun 2013 lalu. Rp 3,2 miliar ini baru pekerjaan pokoknya saja. Mesti tambah lagi pada APBD 2015 nanti,” ujar Subhan. Tahun ini, pihaknya akan mengerjakan pondasi dan struktur bangunan aula lebih dulu. Sementara interior, perabot dan kelengkapan lainnya menunggu pengadaan pada tahun anggaran berikutnya. Diperkirakan Subhan paling tidak ...

Tanggul PT.SILO Jebol Karena Hujan

Gambar
jebolnya tanggul PT.SILO Kotabaru  – Tanggul tambang bijih besi PT SILO di Pulau Sebuku jebol, akibatnya Rabu (5/2) siang kemarin, Desa Sungai Bali terendam air berwarna coklat hingga lutut orang dewasa. Tanggul jebol karena tak kuat menahan luapan air akibat curah hujan yang tinggi. Desa Sungai Bali adalah desa pesisir yang merupakan pusat kota kecamatan Pulau Sebuku. PT SILO (Sebuku Iron Lateritic Ores) membuat tanggul di sungai dekat desa, untuk membendung agar limbah tambang tidak mengalir ke permukiman warga. Camat Pulau Sebuku, Gt Abdul Wahid kepada wartawan, kemarin sore mengatakan, laporan pertama yang diterimanya, air sungai meluap dari tanggul. “Informasi terakhir dari aparat desa, selain meluap tanggul juga jebol,” ujarnya. Air yang datang berwarna kecoklatan, kotor. Air terus meninggi hingga pukul 17.00, dari yang semata kaki hingga setinggi lutut. Para pekerja tambang yang pulang kerja, mau tak mau harus rela berbasah-basah karena jalanan penuh de...