Postingan

Laporan Ke BK Raib

Gambar
KECEWA. Itulah yang dirasakan Haryanto Limantara. Sebab, surat laporan yang dikirimkan dirinya kepada Badan Kehormatan DPRD Banjarmasin terkait perbuatan salah satu anggota wakil rakyat yang di duga melanggar kode etik hingga kini belum diproses .Hal ini menimbulkan tanda tanya besar. Setelah lebih kurang satu minggu  ,diadakan cross chek oleh Haryanto mengenai surat , ternyata  tidak pernah sampai ke Badan Kehormatan DPRD Banjarmasin. “Surat tersebut saya antar kepada Bagian Tata Usaha DPRD Banjarmasin dengan tanda terima tertanggal 7 November.  Namun, setelah saya cross cek kepada Ketua DPRD Banjarmasin, HM Iwan Rusmali ternyata  Tembusan surat  tidak ada,” tegasnya. Mengetahui keadaan ini Haryanto mencari tahu ke bagian sekretariat ternyata tidak ada dalam agenda . Tutur Harianto “Bahkan, setelah turun bolak balik untuk mencari keberadaan surat laporan tersebut tetap tidak ditemukan. Bahkan dalam agenda agenda penerimaan surat laporan tersebut tida...

SSSSST --Ada Uang Perkara Narkoba Rp 4 M?

Gambar
gambar ilustrasi Aroma tak sedap menyeruak dalam persidangan bandar narkoba jaringan Thailand yang kini diadili Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin. Pasca protes keras dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalsel atas berbelitnya persidangan atas kepemilikan 4,3 kilogram sabu plus 18.500 pil ekstasi yang ditaksir senilai Rp 13,5 miliar itu (belum termasuk dua mobil yang disita atas dugaan pencucian uang narkoba) dengan terdakwa, Budi Saputra alias Qyu bersama pasangan suami-isteri, Donny dan Yuliasari Sutopo Informasi yang dihimpun dari sumber yang terpercaya menyebutkan bahwa terdakwa yang kini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Teluk Dalam Banjarmasin telah berkoar-koar telah mengeluarkan ongkos perkara mencapai Rp 4 miliar. Terlebih lagi, adanya dugaan permainan tingkat tinggi untuk mengurangi tuntutan atau vonis yang akan dijatuhkan bagi para terdakwa tersebut. Benarkah? Semua pihak yang menangani perkara bandar narkoba jaringan Thailand langsung membantahnya....

GUBERNUR PARAF NOTA DINAS

Gambar
Sidang kasus Bansos diPengadilan Negeri Banjarmasin terus berlanjut, kali ini (11/11/14) menghadirkan saksi Mahkota (Saksi yang berasal atau diambil dari salah seorang tersangka atau terdakwa lainnya yang bersama-sama melakukan perbuatan pidana) Keenam saksi menjelaskan tentang nota dinas dan mekanisme pencairan dana bansos. Saksi Sarmili mengungkapakan bahwa dirinya sesuai dengan tugasnya mengeluarkan uang berdasarkan nota dinas yang diterimanya. “ya, memang pakai nota dinas waktu itu,nota dinas itu untuk mengeluarkan uang yang sudah ada persetujuan ,nota dinas harus ada persetujuan dari kabiro kesra,Asisten II ,sekda dan gubernur”beber Sarmili. Menurut Sarmli  ada tiga kolom yang harus diparaf oleh  pejabat dan gubernur.”Tiga kolom itu juga diparaf oleh gubernur,kalau tidak ada paraf dari gubernur ya tidak bisa cair “ kata Sarmili dihadapan majelis hakim.Dia menegaskan kalau dana Bansos tidak seluruhnya dicairkan di Biro Kesra , dengan cara diambil oleh staf anggota...

Lambannya Tuntutan Hambat Persidangan

Gambar
Terdakwa Bantah BAP Sidang Kasus narkoba seberat 4,3 kilogram dan 18.000 butir ekstasi Tangkapan dari BNNP Kalsel yang diduga ada hubungannya dengan jaringan Thailand dengan tiga orang terdakwa yaitu Budi Syahputra ,Doni alias Apin dan Yulia Sari ( kamis 23 /10/14) kembali dIgelar di PN ( Pengadilan Negeri ) Banjarmasin. Dalam persidangan para terdakwa  ditemani oleh dua advokat yaitu  Hairanda dan Taufik Hidayah ,  Masing- masing terdakwa membantah Isi Berkas Acara Pemeriksaan ( BAP ) .Keterangan yang mereka berikan saat persidangan sangat beda  dengan berkas dakwaan sehingga membuat majelis hakim yang diketuai oleh Fery Sormin dan JPU Asbach merasa kebingungan. Ketika ditanya mengapa BAP berbeda dengan keterangan yang mereka utarakan ,ketiga terdakwa menyatakan saat di BAP  bahwa mereka dibawah tekanan penyidik. JPU Asbach dan Aswadi menolak  bantahan dari para terdakwa dan meminta kepada majelis hakim untuk mengagendakan pemanggilan terhad...

GILIRAN SEKDA KOTA BANJARBARU

Gambar
Setelah sekian lama bergulir, kasus dugaan  korupsi pembebasan lahan Bandara Syamsudin Noor yang penyelidikannya dimulai sejak Kejati kalsel dipimpin oleh  Halili Toha hingga sekarang dipimpin oleh Pudji Basuki akhirnya Kejati Kalsel menahan dua tersangka dari tiga tersangka yang telah ditetapakan Jumat, 31 Oktober 2014  setelah Tim medis menyatakan kedua tersangka yaitu  Syahriani Syahran ketua tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) yang juga sebagai pejabat Sekda Kota Banjarbaru ( masih aktif )  dan pegawai BPN, Eko Widowati dalam keadaan sehat ,kedua tersangka langsung dibawa ke Lapas Teluk Dalam ,Banjarmasin. Keduanya diangkut dengan mobil tahanan Kejati Kalsel menuju Lapas Teluk dalam Banjarmasin saat ibadah Shalat Jumat berlangsung. Kedua tersangka ditahan  dengan alasan mengacu pada  pasal 21 KUHAP. Kasi Penkum Kejati kalsel Erwan suwarna di kantor Kejati Kalsel   didepan awak media memaparkan   “ hari ini diadakan p...

TIM PEBERANTASAN ILEGAL MINING TAK OPTIMAL

Gambar
Jakarta   Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Edi Prasodjo mengakui kinerja tim pemberantas mafia tambang belum optimal karena keterbatasan jumlah anggota tim. Sejauh ini, kata Edi, keterbatasan jumlah tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) menjadi kendala. Sementara, tugas PPNS tersebut menindak penambang ilegal dengan "Baru ada 20 orang, dan wilayah yang dicurigai terdapat praktik mafia tambang cukup luas," kata Edy, Kamis (23/10). Edy menjelaskan, meski kerjasama aparat Kepolisian dan pemerintah daerah tapi kinerjanya masih kurang, karena mafia tambang ada di setiap provinsi. "Di Jawa ada, di Pongkor ada, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo. Kebanyakan tambang emas, batuan pasir," pungkasnya. Terpisah, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, R. Sukhyar menyebutkan mafia tambang yang ada di Indonesia jumlahnya hingga ratusan. Para mafia t...

mining permit will not be issued again

Gambar
indonesia _jakarta Ministry of Energy and human resources to improve efficiency by cutting bureaucracy permitting mining operations . One that changed was the decision not to issue a mining permit ( IUP ) transportation and sale . Director General of Mineral and Coal , R. Sukhyar said, later IUP transportation and sales will not be there anymore . During Production IUP owners should be responsible for direct selling mine output . Therefore Sukhyar said , ahead of IUP Transportation and Seller will be removed . " No longer need permission from us because it's actually part of a Production IUP . In the future we will keep an eye on to the field to whom they sell , " said Sukhyar in office , Friday ( 24/10 ) . On the commodities coal , a change in this rule will make an impact on the export of bureaucratic mechanisms . During this time , the owner IUP Transportation and Sales are also requi...

WARGA ADHYAKSA GREBEK OKNUM ANGOTA DPRD BANJARMASIN

Gambar
Salah satu lembaga yang berperan penting dalam mengatur negara ini diantaranya adalah Dewan Perwakilan Rakyat, baik itu di pusat ataupun di daerah. Anggota dewan sebagai representasi dari rakyat, sudah semestinya menyuarakan keinginan rakyat yang diwakilinya dan merupakan sosok teladan yang menjunjung   tinggi nilai etika   dan moral yang luhur sehingga menjadi panutan bagi masyarakat. Hasil survei Institut Riset Indonesia (INSIS) menyebutkan bahwa publik menganggap citra anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 buruk Buruknya penilaian publik terhadap citra anggota Dewan disebabkan beraneka ragam sikap atau perilaku anggota parlemen saat ini. Antara lain, kapasitas anggota Dewan, moral lantaran terjebak kasus asusila. Baru ini   diBanjarmasin Kalimantan Selatan ,salah satu oknum   anggota DPRD kota banjarmasin ,Awi alias Suyato digrebek oleh istrinya yaitu Lusiana , ketua Rt 26   dan warga . Anggota dewan dari   Partai PDIP   yang ...

KEJATI TENTUKAN TERSANGKA BANSOS DARI DEWAN

Gambar
                                                             kasi Penkum Setelah sekian lama ditunggu-tunggu  disertai mengalirnya dukungan kepada Kejati Kalsel agar segera menuntaskan Kasus dana Bansos Fiktif   akhirnya kejati kalsel menentukan tersangka dari pihak DPRD Provinsi Kalimantan Selatan . Kasi Penkum Kejati Kalsel Erwan suwarna saat dikonfirmasi ( jumat 24 / 10 /14 ) memaparkan bahwa pihak Kejati hari ini  menentukan salah satu anggota DPRD kalsel dari partai PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) yaitu Suyono . “Pihak kami telah menetapkan Suyono anggota dewan dari Partai PDIP sebagai tersangka “.ujarnya “Sementara yang lain kita masih menu...

Figur Wali Kota Harus Terukur

*Suksesi Pilkada 2015 Kota Banjarmasin  Banjarmasin,Kalsel Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kalimantan Selatan Didi Gunawan  mengungkapkan figur Wali Kota ke depan terukur dengan kaidah ilmu dan norma yang berlaku di masyarakat. "Identik dengan kehidupan sungai harus dipertahankan. Itu bagian kehidupan menarik dan punya karakter," kata wartawan harian lokal ini dalam diskusi bertajuk ‘Mencari Manajer Kota di Banjarmasin’, Senin (6/10). Figur wali kota yang memiliki pikiran itu, sambung Didi, sejujurnya ada, namun perlu keseriusan dan pengorbanan untuk pencariannya. "Kita tidak ingin pemimpin hanya menghadiri seremonial. Tetapi terpenting pemimpin turun ke masyarakat," tandas jurnalis senior ini, sekaligus membentuk civil society di Kota Banjarmasin. Dia mencontohkan, RTH Kamboja harus menjadi lokasi hiburan rakyat, bukan untuk dijadikan mall untuk kepentingan tertentu. Pemerhati Sosial Budaya Ipik Gandamana, mengungkapkan, masy...

12 Tahun Hukuman Pembakar Lahan

 Banjarmasin Kalsel Sudah lebih satu Minggu   menjelang sore hingga pagi hari kabut asap di kawasan   Landasan Ulin Banjarbaru hingga kecamatan Gambut Kabupaten Banjar   Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ) begitu pekat. Jarak pandangpun sangat terbatas hanya 100 hingga 200 meter .akibatnya   masyarakatlah yang merasakan dampak negatifnya   , dengan kondisi kabut sekarang ini masyarakat terpaksa mengenakan masker untuk menghindarkan kabut asap . Dalam acara Press Release Kapolda kalsel   bertema Penangan darurat kabut asap dan kasus menonjol   Jumat, 3 Oktober 2014   di markas Dit Pol.Air Polda Kalimantan Selatan   yang dihadiri oleh Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Machfud Arifin   ,Kajati Kalsel ,Danrem 101 Antasari   Kolonel Inf Suharjono,S.IP. dan juga   Kasdam Kodam VI Brigjen TNI Lodewyk Pusung Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Machfud Arifin   meminta kepada berbagai pihak seperti Kepala desa dan Camat ...